C++ | #18 Fungsi dengan Nilai Balik (Return)


 

Halo teman-teman! 👋

Setelah kita belajar tentang parameter dan argumen, sekarang saatnya kita mengenal bagian penting lainnya dari fungsi, yaitu nilai balik (return value).


🔹 Apa itu Nilai Balik?

Nilai balik adalah hasil yang dikembalikan oleh sebuah fungsi setelah fungsi tersebut dijalankan.
Dengan kata lain, sebuah fungsi bisa “mengembalikan” data agar bisa digunakan kembali di program utama.

Kalau sebelumnya fungsi kita banyak yang void (tidak mengembalikan nilai), kali ini kita akan pakai tipe data lain seperti int, float, atau string agar fungsi bisa memberikan hasil.


🔹 Bentuk Dasar Fungsi dengan Return

Struktur umum fungsi dengan nilai balik adalah:

tipe_data nama_fungsi(parameter) { // proses di sini return nilai; }

👉 tipe_data di sini bisa int, float, double, char, string, dsb.
👉 return digunakan untuk mengembalikan hasilnya.


🔹 Contoh Fungsi Menghitung Luas Persegi

Mari kita coba contoh sederhana.

#include <iostream> using namespace std; int hitungLuas(int sisi) { return sisi * sisi; // nilai balik } int main() { int s = 5; int luas = hitungLuas(s); cout << "Luas persegi dengan sisi " << s << " adalah " << luas << endl; return 0; }

Output:

Luas persegi dengan sisi 5 adalah 25

👉 Fungsi hitungLuas menerima parameter sisi dan mengembalikan nilai sisi * sisi.
👉 Hasil dari return bisa langsung disimpan ke variabel lain (luas) untuk dipakai.


🔹 Fungsi dengan Tipe Data Lain

Fungsi tidak harus int. Kita bisa mengembalikan double atau bahkan string.

Contoh 1: Menghitung Rata-rata

#include <iostream> using namespace std; double rataRata(double a, double b) { return (a + b) / 2; } int main() { cout << "Rata-rata dari 10 dan 20 adalah " << rataRata(10, 20) << endl; cout << "Rata-rata dari 5.5 dan 7.5 adalah " << rataRata(5.5, 7.5) << endl; return 0; }

Output:

Rata-rata dari 10 dan 20 adalah 15 Rata-rata dari 5.5 dan 7.5 adalah 6.5

Contoh 2: Fungsi dengan String

#include <iostream> using namespace std; string buatSalam(string nama) { return "Halo " + nama + ", semoga harimu menyenangkan!"; } int main() { cout << buatSalam("Naufal") << endl; cout << buatSalam("Siti") << endl; return 0; }

Output:

Halo Naufal, semoga harimu menyenangkan! Halo Siti, semoga harimu menyenangkan!

🔹 Catatan Penting tentang Return

  1. Tipe data harus sesuai dengan yang dideklarasikan.

    • Kalau fungsi didefinisikan int, maka return harus menghasilkan nilai bertipe int.

  2. Fungsi hanya bisa mengembalikan satu nilai dengan return.

    • Kalau butuh banyak nilai, biasanya pakai array, struct, atau pointer (nanti kita bahas).

  3. Keyword return juga bisa dipakai untuk menghentikan fungsi lebih awal.

Contoh Menghentikan Fungsi:

#include <iostream> using namespace std; int cekAngka(int x) { if (x < 0) { return 0; // hentikan kalau negatif } return x * 2; } int main() { cout << cekAngka(5) << endl; // hasil 10 cout << cekAngka(-3) << endl; // hasil 0 return 0; }

🔑 Kesimpulan

  • Fungsi dengan nilai balik memungkinkan kita mengambil hasil perhitungan dari fungsi.

  • Kita gunakan return untuk mengirimkan hasil kembali ke pemanggil.

  • Tipe data return harus sesuai dengan deklarasi fungsi.

  • Bisa digunakan untuk int, float/double, string, atau tipe lain.

  • Dengan return, fungsi jadi lebih fleksibel dan bisa dipakai berulang kali.

Posting Komentar

0 Komentar