Halo teman-teman! 👋
Setelah kita belajar tentang parameter dan argumen, sekarang saatnya kita mengenal bagian penting lainnya dari fungsi, yaitu nilai balik (return value).
🔹 Apa itu Nilai Balik?
Nilai balik adalah hasil yang dikembalikan oleh sebuah fungsi setelah fungsi tersebut dijalankan.
Dengan kata lain, sebuah fungsi bisa “mengembalikan” data agar bisa digunakan kembali di program utama.
Kalau sebelumnya fungsi kita banyak yang void (tidak mengembalikan nilai), kali ini kita akan pakai tipe data lain seperti int, float, atau string agar fungsi bisa memberikan hasil.
🔹 Bentuk Dasar Fungsi dengan Return
Struktur umum fungsi dengan nilai balik adalah:
👉 tipe_data di sini bisa int, float, double, char, string, dsb.
👉 return digunakan untuk mengembalikan hasilnya.
🔹 Contoh Fungsi Menghitung Luas Persegi
Mari kita coba contoh sederhana.
Output:
👉 Fungsi hitungLuas menerima parameter sisi dan mengembalikan nilai sisi * sisi.
👉 Hasil dari return bisa langsung disimpan ke variabel lain (luas) untuk dipakai.
🔹 Fungsi dengan Tipe Data Lain
Fungsi tidak harus int. Kita bisa mengembalikan double atau bahkan string.
Contoh 1: Menghitung Rata-rata
Output:
Contoh 2: Fungsi dengan String
Output:
🔹 Catatan Penting tentang Return
-
Tipe data harus sesuai dengan yang dideklarasikan.
-
Kalau fungsi didefinisikan
int, makareturnharus menghasilkan nilai bertipeint.
-
-
Fungsi hanya bisa mengembalikan satu nilai dengan
return.-
Kalau butuh banyak nilai, biasanya pakai
array,struct, ataupointer(nanti kita bahas).
-
-
Keyword
returnjuga bisa dipakai untuk menghentikan fungsi lebih awal.
Contoh Menghentikan Fungsi:
🔑 Kesimpulan
-
Fungsi dengan nilai balik memungkinkan kita mengambil hasil perhitungan dari fungsi.
-
Kita gunakan
returnuntuk mengirimkan hasil kembali ke pemanggil. -
Tipe data return harus sesuai dengan deklarasi fungsi.
-
Bisa digunakan untuk
int,float/double,string, atau tipe lain. -
Dengan return, fungsi jadi lebih fleksibel dan bisa dipakai berulang kali.

0 Komentar